KMJMESIR.ORG, Kairo – Kewafatan K.H. M. Daud Al-hafizh Pimpinan Pondok Pesantren Sa’adatuddarein Seberang Kota Jambi mengguncang provinsi Jambi. Bagaimana tidak? seorang tokoh besar agama penopang panji Islam di Jambi yang diakui oleh berbagai golongan dikabarkan telah berpulang ke pengkuan Allah SWT pada Kamis (5/3) pukul 06.00 WIB.

Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir menggelar Sholat Ghaib, Yasinan dan Tahlilan di dua tempat, Auditorium Darul Hasan dan Rumah Husein, Darbul Ahmar, Darrosah. Hadirin berbondong-bondong berdatangan mendoakan Al-marhum dan mengakui betapa mulianya jasa yang telah diberikan Al-marhum baik kepada murid-muridnya yang tengah menimba ilmu di al-Azhar maupun di Negeri Jambi.

Acara di buka oleh Ketua KMJ Mesir Ustadz Raden Irwansyah, dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwasanya “Meninggalnya seorang Alim adalah kegelapan, karena ilmu merupakan cahaya, cahaya petunjuk yang menerangi alam dari kegelapan. Famautul ‘alim mautul ‘alam, maka kematian seorang alim ibarat kematian alam (Red: Hilangnya cahaya yang menerangi0), Thuba liman ro aahu walau marrotan, sungguh beruntung orang yang melihat dan belajar kepada beliau meski sekali”, imbuhnya.

Kemudian dilanjutkan dengan Prakata yang disampaikan oleh Ustadz Muhammad Rikad Akbar “Kita tau bahwasanya Negeri Jambi bukanlah Negeri yang memiliki banyak masalah, mudah2an dimasa yang akan datang kita akan tetap akan menjaga keamanan, ketentraman dan menyebarkan ilmu yang bermanfaat kepada seluruh yang bermukim dan yang berkunjung mendapatkan keberkahan dari Negeri Tersebut”.

Acara berlangsung khidmat dengan pembacaan Yasin, Qulhu serta Tahlil dan diakhiri dengan doa yang dibacakan oleh Ustadz Muhammad Abror.

Wabakdu, semoga amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan. Aamiin.

Reportase TMJM

Kabinet Bersatu