KMJMESIR.ORG, Kairo – Senin, 1 April 2019, bertempat di kediaman Keluarga Mahasiswa Banten (KMB) para elit Masisir telah bermusyawarah dalam pembagian jatah Temus yang baru saja diumumkan oleh pihak KBRI pada hari Ahad, 31 Maret 2019 yang lalu.

Kuota Temus pada tahun ini mengalami peningkatan namun tidak terlalu signifikan, mengingat jumlah Masisir yang melonjak tajam tahun ini. Tahun sebelumnya, kuota yang diberikan pemerintah hanya sekitar 40-an saja, namun pada tahun ini bertambah menjadi 68 orang.

Adapun tatacara dalam pembagian jatah ke setiap kekeluargaan masih menggunakan rumusan yang dipakai sebelumnya, yakni kuota Temus yang diberikan oleh pemerintah dikurangi delapan, yakni untuk Presiden PPMI beserta wakil dan Wihdah, selanjutnya jumlah warga yang lapor pendidikan dibagi dengan kuota Temus setelah dikurangi delapan. Selanjutnya barulah didistribuskan ke setiap kekeluargaan dengan cara jumlah dari warga setiap kekeluargaan, dibagi dengan hasil dari rumusan tadi. Sehingga didapatkan hasil akhir yang menjadi jatah Temus dari setiap kekeluargaan.

Berikut jatah Temus yang diterima setiap kekeluargaan, hasil musyawarah di KMB :

1. KSW = 8 Orang
2. KPMJB = 8 Orang
3. GAMAJATIM = 7 Orang
4. KMA = 5 Orang
5. KPJ = 5 Orang
6. KKS = 4 Orang
7. KMM = 3 Orang
8. KMKM = 3 Orang
9. KSMR = 3 Orang
10. KMB = 3 Orang
11. KMNTB = 3 Orang
12. KEMASS = 2 Orang
13. FOSGAMA = 2 Orang
14. HMMSU = 1 Orang
15. PPM SUMUT = 1 Orang
16. KMJ = 1 Orang
17. IKMAL = 1 Orang

Urutan tersebut diurutkan berdasarkan jumlah anggota kekeluargaan, mulai dari yang paling banyak hingga yang paling sedikit.

Semoga jatah Temus yang diberikan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dan para anggota yang mendapat kesempatan untuk berangkat haji melalui Temus dapat mengemban amanah dengan sebaik mungkin. Dan harapan kedepannya, semoga kebaikan pemerintah memberi kesempatan kepada Masisir tidak redup malah justru semakin ditambah lagi kuotanya, mengingat jumlah mahasiswa yang berada di Mesir sudah sangat banyak sekali. (Auf)