Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.  Setelah beberapa waktu yang lalu mendengar kabar salah satu mahasiswa Indonesia di Mesir Muhammad Ikram Zamzami, mahasiswa Daurul Lughah Al-Azhar Kairo asal Aceh, kritis dan dirawat intensif di ICU Rumah Sakit El Sefarat, menjelang subuh waktu setempat,  tersiar kabar bahwa beliau telah berpulang ke Rahmatullah.

Sempat tersebar bahwa Ikram menderita leukimia. Namun, di rumah sakit El Sefarat, Ikram divonis menderita komplikasi gagal jantung, hati dan ginjal. Detak jantungnya sangat lemah dan berada di bawah standar. Pihak dokter juga menjelaskan bahwa Ikram memiliki cairan di dalam hati dan perut.

Dalam kondisi kritis, pihak dokter terpaksa memasang sinar Akko di jantungnya dan sinar-X pada dada, untuk membantu pendeteksian kinerja jantung. Selang juga dipasang pada laring untuk membantunya bernapas.

Kemarin (Kamis, 18 April 2019), Ikram sempat berada dalam kondisi koma. Namun kondisinya sempat agak membaik beberapa saat. Kini almaghfurlah telah berpulang,  dan masih belum terdengar kabar di mana akan di sholatkan dan di makamkan.

Semoga almaghfurlah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT sebagai syahid,  serta keluarga yang ditinggalkan dapat tabah dan sabar.

Reporter : Muhammad ‘Auf Al Hariri