Kmjmesir.org, Kairo – Majelis Permusyawaratan Organisasi (MPO) Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir adakan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) DP-KMJ masa bakti 2020-2021 di Auditorium Darul Hasan pada sabtu (31/7) lalu.

Setelah genap 1 tahun masa pengabdian Kabinet Inklusif sebagai nahkoda di tubuh organisasi KMJ, dan telah lewat setengah tahun yang lalu menghadapi Laporan Kerja Semester (LKS) sebagai bentuk dari pengontrolan dari MPO dan warga KMJ.

Tercatat Kabinet Inklusif DP-KMJ Mesir 2020-2021 periode XXX dilantik pada 23 Juli 2020, dan berdasarkan hasil Rapat Kerja (RAKER) DP-KMJ yang dilaksanakan pada (20/07/2020) lalu, serta disahkan pada Musyawarah Rancangan Anggaran dan Pengeluaran Belanja Organisasi (RAPBO) Pada (02/08/2020) lalu.

Kabinet inklusif berhasil Menggulirkan 45 program yang terdiri dari 23 Program Insidental dan 22 Program Rutin. Namun dalam pelaksanaan keorganisasian DP-KMJ terus berinovasi sehingga pada Laporan Kerja Semester Gasal lalu melaporkan 49 program 39 Terlaksana dan 10 tidak terlaksana.

Pada paruh akhir masa baktinya, Kabinet Inklusif DP-KMJ Mesir, berdasarkan Rapat Kerja (RAKER) yang dilaksanakan di Ain Sukhnah, (31/032021), menganggarkan 20 program. Program yang telah direncanakan ini, telah mendapatkan persetujuan dari MPO dan DK KMJ Mesir melalui RAPBO pada
waktu yang sama.

Dikarenakan waktu yang sangat sedikit dan ujian termin II yang dimajukan membuat kabinet inklusif
sulit untuk merealisasikan beberapa acara besar di termin II. Dan total keseluruhan program kerja
Kabinet Inklusif semenjak dilantik hingga laporan ini disampaikan adalah sebanyak 59 program, 11 tidak terlaksana dan 48 terlaksana.

Dan Setelah seluruh rentetan agenda LPJ kabinet inklusif berlangsung, dan diakhir, kabinet inklusif mendapatkan nilai jayyid atas kinerja selama 1 (satu) tahun.

 

Reporter TMJM (20/21)
Kabinet Inklusif