KMJMesir.org, Kairo – Habis ujian terbitlah pameran, ungkapan tersebut sangat pantas untuk menggambarkan agenda Rihlah Ma’ridh yang diadakan oleh Departemen Keilmuan dan Kerohanian pada Rabu (8/7) lalu, dengan titik kumpul di Hall (Gedung) 2 Egypt International Exchibition Center (EIEC).

Dengan diadakannya Cairo International Book Fair (Pameran buku Internasional kairo) ke-52, yang biasa diadakan pada bulan Januari dan Februari namun di tunda hingga pertengahan tahun disebabkan covid 19, ini tentu menjadi momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh berbagai kalangan usia dan profesi, terkhusus para pecinta buku.

Rihlah Ma’ridh Keluarga Mahasiswa Jambi (KMJ) Mesir tahun ini, dibimbing langsung oleh eks gubernur KMJ Ustadz. Raden Irwansyah, Lc yang dalam hal ini sangat menguasai wawasan terkait kitab turost (lama) maupun mu’ashir (kontemporer).

Mahasiswa Strata 2 tersebut, dalam pembukaannnya menjelaskan pameran buku yang ada di mesir ini.

” Pameran buku yang diadakan di Mesir ini adalah salah satu pameran buku terbesar di dunia, banyak berdatangan (buku) dari berbagai negara, diantaranya Saudi, Suriah, Beirut Lebanon, Iraq, bahkan dari Asia pun juga datang, adapun kata gubernur Kairo bahwa harga buku Ma’ridh tahun ini sama dengan harga tahun lalu”, tutur Irwan.

“Setiap individu tentu mempunyai minat dan genre masing-masing dalam memilih buku, mungkin ada yang lebih condong tentang sastra atau seperti saya yang minatnya ke Fiqh, namun dari pada itu ada stan-stan yang seyogyanya kita kunjungi terlebih dahulu, seperti stan Azhar, Darul Ifta’, Darul Diya’ dan lain-lain “, sambung Irwan dalam penjelasannya.

Agenda diakhiri dengan pembubaran menuju stan-stan yang di minati pada setiap masing-masing individu dan kelompok.

Reporter : TMJM 20/21
Kabinet Inklusif